Author: vizuw

Persyaratan kandang sapi perah

Kandang sapi perah sebaiknya dirancang agar efektif untuk memenuhi persyaratan kesehatan dan kenyamanan ternak, enak dan nyaman untuk pekerja, efisien untuk tenaga dan alat-alat, pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan peraturan kesehatan. Kandang dilengkapi oleh bangunan dan alat-alat lain. Bangunan pelengkap kandang adalah kamar susu dan gudang. Kandang dan alat-alat saling disesuaikan agar penggunaannya efisien.Kandang adalah tempat

Pemilihan Bibit Hijauan Pakan Ternak

1) Penggolongan Hijauan Pakan Ternak. Bahan pakan adalah segala sesuatu yang dapat dimakan dan dapat dicerna sebagian atau seluruhnya tanpa mengganggu kesehatan ternak yang memakannya. Bahan pakan ternak, khususnya ternak ruminansia dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu pakan hijauan dan pakan penguat. Pakan hijauan adalah pakan utama bagi ternak ruminansia yang terdiri dari berupa rumut,

Cara Pengadaan Bahan Baku Pakan Ternak Unggas

Industri pakan ternak merupakan bagian dari suatu mata rantai pada sektor peternakan. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan sektor peternakan adalah ketersediaan pakan ternak. Ketersediaan pakan ternak sangat tergantung pada ketersediaan bahan baku pakan. Baik bahan baku pakan maupun pakan ternak yang tersedia bukan hanya terjamin dari segi kuantitasnya saja, melainkan juga dari segi kualitas.

Peralatan yang di gunakan untuk panen ternak

Peralatan panen ternak berbeda-beda disesuaikan dengan jenis ternak ayang akan di panen. Pada pemanenan ternak ruminansia besar dan ruminansia kecil seperti kerbau, sapi, domba dan kambing umumnya diperlukan beberapa peralatan diantaranya tali tambang untuk mengikat ternak, timbangan ternak, kendaraan angkut (truk) dan surat jalan dan surat keterangan ternak, dan ATK. Untuk ternak besar, timbangan yang

Faktor penentu waktu panen Ternak

Faktor-faktor penentu waktu panen ternak, tentunya akan tergantung kepada jenis ternak yang dipelihara dan tujuan pemeliharaannya. Pada pemeliharaan ternak ruminansia (sapi, kerbau, domba dan kambing), dibagi menjadi dua jenis pemeliharaan yaitu ternak ruminansia pedaging dan ternak ruminansia perah (susu). Untuk ternak ruminansia perah hasil yang di peroleh untuk di panen adalah susu dan anak yang

Standar kualitas produk peternakan

Kualitas produk peternakan merupakan sejumlah ciri-ciri produk peternakan yang mempengaruhi pendapat dan penilaian konsumen. Dapat dikatakan bahwa produk peternakan yang berkualitas atau bermutu adalah produk yang mempunyai keadaan sesuai dengan harapan dan keinginan konsumen. Lalu, bagaimanakah ciri-ciri produk peternaakan yang berkualitas itu? Apabila ditanyakan pada pembeli, tentu saja jawabnya akan berbeda beda, sesuai dengan keperluan

Pemanfaatan Limbah Ternak Untuk GasBio

Permasalahan limbah ternak, khususnya manure dapat diatasi dengan memanfaatkan menjadi bahan yang memiliki nilai yang lebih tinggi. Salah satu bentuk pengolahan yang dapat dilakukan adalah menggunakan limbah tersebut sebagai bahan masukan untuk menghasilkan bahan bakar gasbio. Kotoran ternak ruminansia sangat baik untuk digunakan sebagai bahan dasar pembuatan biogas. Ternak ruminansia mempunyai sistem pencernaan khusus yang

Pengolahan Limbah Ternak

Limbah utama dari industri peternakan adalah kotoran ternak atau feces, urin (air kencing), sisa-sisa rumput dan sisa-sisa konsentrat. Limbah ini akan menimbulkan polusi bila tidak dikelola dengan baik, tetapi bila dikelola dengan benar akan memberikan manfaat bagi lingkungan. Selain limbah utama dari industri peternakan adalah kotoran ternak atau feces, urin (air kencing), sisa-sisa rumput dan

Dampak Limbah Peternakan

Secara umum dinyatakan bahwa limbah peternakan dikategorikan sebagai limbah yang volumenya sedikit akan tetapi memiliki daya cemar yang sangat tinggi. Sangat berbeda dengan limbah perkotaan yang besifat bulky, yaitu volumenya banyak akan tetapi daya cemarnya relatif rendah. Limbah peternakan mengandung sebagian besar bahan padat dan sedikit air sedangkan limbah perkotaan mengandung sebagian besar bahan padat

Karakter Limbah Peternakan

Secara umum limbah Peternakan dapat diartikan sebagai suatu substansi yang didapatkan selama pembuatan sesuatu, barang sisa atau sesuatu yang tidak berguna dan harus dibuang. Limbah dapat diartikan sebagai hasil samping dari kegiatan. Produksi Peternakan di Indonesia menghasilkan hasil utamanya yaitu daging, telur, susu, dan kulit. Selain itu produksi peternakan juga menghasilkan hasil ikutan (by product)