Karakteristik Lingkungan Peternakan Yang SEHAT

Lingkungan ternak adalah semua faktor fisik, kimia, biologi, dan sosial yang ada di sekitar ternak. Faktor-faktor tersebut di antaranya adalah iklim (suhu, cahaya, humiditas), tingkah laku ternak, penyebab penyakit, dan pengelolaan ternak (kandang, pemberian makan dan minum, serta pemeliharaan). Dalam mempelajari hewan ternak, kita harus mengkaji faktor-faktor lingkungan secara komprehensif. Hal ini perlu dipahami karena

Cara Pemberian Pakan Ternak Kuda

Pakan kuda yang diberikan harus sesuai dengan umur dan fungsi kuda tersebut. Umur kuda dapat dibagi menjadi empat kelompok, yaitu 1-6 bulan, 6-12 bulan, 12-24 bulan, dan diatas 24 bulan. Kuda yang berumur 1-6 bulan tidak disediakan pakan khusus, karena masih dalam masa menyusu dengan induknya. Induk kuda yang sedang menyusui memerlukan kebutuhan pakan yang

Cara Pemberian Pakan dan Air Minum Ternak Kelinci

Pemberian pakan sebaiknya tidak hanya pelet saja atau rumput saja. Dalam suatu penilitian yang dilakukan oleh Rahardjo et al (2004), menunjukkan bahwa performans produksi terbaik ditunjukkan oleh pemberian rumput lapang ad libitum + 60 g kosentrat dengan pertambahan bobot badan sebesar 1191 g/ekor, selama 12 minggu sedangkan pada ternak kelinci yang diberikan rumput lapang ad

Cara Pemberian Pakan Puyuh

Pemberian pakan pada ternak puyuh tidaklah jauh berbeda dengan pemberian pakan pada ternak ayam ras petelur. Adapun jumlah pakan yang diberikan kepada ternak puyuh selama dua (2) bulan pertama(0- 8 minggu) adalah 0,8 kg. Sedangkan 2 bulan berikutnya(8 minggu- s/d 16 minggu) berikutnya adalah 1,36 kg. Sebagai patokan umum seekor puyuh yang sedang bertelur dapat

Cara Pemberian Pakan Itik

Pola pemberian pakan itik bergantung terhadap umur dan besaran itik. Pakan itik dapat digiling dibentuk tepung atau dapat juga digiling kasar yang masih berupa butir-butiran pecah.adapun model pemberiaanya adalah sebagai berikut: Cara pemberian pakan umur 0-16 hari diberikan pada tempat pakan datar (tray feeder) pakan diberikan sedikit supaya tetap segar. Umur 16-21 hari diberikan dengan

Cara pemberian pakan ayam petelur

Berbeda dengan ayam pedaging dimana pemberian pakan diberikan secara ad libitum agar bobot badan maksimal tercapai. Pada ayam petelur, harus diperlukan pola pemberian pakan yang benar sesuai dengan kebutuhan pada masing-masing phase, sehingga ayam akan berproduksi sesuai dengan umur dan dewasa tubuhnya. Pada ayam petelur ada batasan diet pakan yang disarankan disesuaikan dengan evalusi perkembangan

Cara Pemberian Pakan dan Air Minum Ayam Pedaging

Pada awalnya pemeliharaan ayam pedaging dibedakan menjadi 2 periode, (a). Periode pemeliharaan awal (starter), yaitu periode pemeliharaan ayam dari awal kedatangan sampai umur 3 minggu (0 – 3 minggu). (b). Periode pemeliharaan akhir (finisher), yaitu periode pemeliharaan diatas umur 3 minggu sampai masa panen. Sejalan dengan perkembangan hasil penelitian yang dilakukan pada ayam pedaging, yang

Cara Pemberian Pakan dan Air Minum Ayam Buras

Cara pemberian pakan ayam kampung yang dipelihara secara semi intensif, umumnya dilakukan secara berkalapagi dan sore hari. Akan tetapi untuk pemeliharaan ayam kampung pedaging pada dasarnya dilakukan secara ad libittum. Namun demikian, setiap produsen bibit ayam senantiasa memberikan rekomendasi tentang kebutuhan pakan ayam buras pedaging yang dipasarkannya. Jumlah kebutuhan pakan tersebut sering dikenal dengan istilah

Cara Pemberian Pakan dan Air Minum Ternak Ruminansia

Pemberian pakan pada ternak ruminansia dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu sistem penggembalaan (pasture fattening), sistem kereman (dry lot fattening), dan kombinasi dari kedua cara tersebut. Sistem penggembalaan (pasture fattening) Sistem penggembalaan (pasture fattening) dilakukan dengan melepas ternak ruminansia di padang rumput, yang biasanya dilakukan di daerah yang mempunyai tempat penggembalaan cukup luas, dan memerlukan

Frekuensi pemberian pakan Pada Ternak

Frekuensi pemberian pakan tergantung pada bentuk pakan yang diberikan dan umur ternak. Biasanya dapat dilakukan dengan frekuensi 1 kali/hari, 2 kali/hari, 3 Kali/hari.Pemberian pakan semakin sering akan semakin baik, karena pakan akan selalu segar dan dapat meningkatkan nafsu makan, tetapi kita harus juga mengingat efisien tenaga dan waktu. Khusus untuk ternak ruminansia, monogastrik dan sebagian