Peralatan yang di gunakan untuk panen ternak

Peralatan panen ternak berbeda-beda disesuaikan dengan jenis ternak ayang akan di panen. Pada pemanenan ternak ruminansia besar dan ruminansia kecil seperti kerbau, sapi, domba dan kambing umumnya diperlukan beberapa peralatan diantaranya tali tambang untuk mengikat ternak, timbangan ternak, kendaraan angkut (truk) dan surat jalan dan surat keterangan ternak, dan ATK. Untuk ternak besar, timbangan yang digunakan adalah timbangan khusus untuk ternak besar.

Timbangan ternak besar

Timbangan ternak besar

Kendaraan pengangkut sapi
Kendaraan pengangkut sapi

Pemanenan ternak ruminansia perah (sapi, kambing). Produk utama
daari ternak perah adalah susu. Pada pemanenan susu peralatan yang
digunakan harus bersih dan higienis, karena susu mudah
terkontaminasi sehingga jika tidak bersih dan higienis kualitas susu
akan rusak, sehingga tidak laku untuk dijual. Pada usaha peternakan
sekala kecil, pemerahan dilakukan menggunakan tangan. Akan tetapi
pada perusahaan yang besar dan indust, sudah menggunakan mesin
perah. Berikut adalah beberapa peralatan pemanenan susu.

Mesin perah susu
Mesin perah susu

Pada usahaayam pedaging, saat ini, panen ayam pedaging di Indonesia masih dilakukan secara manual, yaitu pekerja menangkap kaki ayam menggunakan kedua belah tangan. Secara umum, peralatan yang diperlukan dan harus tersedia saat pemanenan ayam pedaging adalah:

1) Penyekat kandang

Sesuai namanya, penyekat kandang digunakan untuk menyekat kandang. Umumnya terbuat dari bambu atau kawat. Fungsinya memperkecil ruang kandang sehingga membatasi ruang gerak ayam. Oleh karena itu, untuk penyekat kandang ini bisa juga menggunakan plastik tebal penutup kandang. Ruang gerak ayam yang terbatas diharapkan dapat mempermudah proses penangkapan ayam.

Baca Juga:

Pemanfaatan Limbah Ternak Untuk GasBio

2) Keranjang/ keramba/krat

Keranjang terbuat dari plastik sangat umum digunakan, harganya relatif murah karena tidak cepat rusak sehingga dapat digunakan berkali-kali panen bahkan bertahun-tahun. Keranjang plastik mempunyai warna-warna cerah seperti merah, kuning dan hijau berbentuk kotak persegi panjang. Fungsinya untuk menampung ayam hasil tangkapan sekaligus sebagai wadah yang mempermudah pengangkutan. Satu keranjang biasanya menampung sekitar duapuluh ekor ayam hidup.

Keramba ayam
Keramba ayam
3) Potongan tali rafia

Teknik pemanenan ayam pedaging di Indonesia kadang kala memerlukan tali rafia. Potongan-potongan tali rafia diperlukan kirakira seukuran tali yang dapat mengikat lima buah kaki ayam sekaligus. Dalam pelaksanannya, ayam yang telah berhasil ditangkap, selanjutnya sebelah kakinya akan diikat disatukan bersama-sama dengan kaki ayam lainnya untuk dibawa ke tempat penimbangan.

4) Timbangan dan alat tulis

Timbangan berguna untuk mengetahui besarnya jumlah atau kuantitas hasil produksi. Ada bermacam-macam timbangan yang dapat digunakan. Di negara kita, timbangan salter atau timbangan gantung adalah timbangan yang umum digunakan saat panen ayam pedaging. Data-data produksi seperti jumlah atau berat ayam pedaging dan tanggal panen sangat diperlukan untuk mengevaluasi perkembangan usaha. Alat tulis berguna untuk merekam semua data-data yang diperlukan.

Timbangan salter
Timbangan salter
5) Kendaraan pengangkut dan surat jalan

Seandainya, ayam hasil panen tidak diambil langsung oleh pembeli, maka peternak harus mengantarkan ayam hidup ke tempat pembeli. Dalam keadaan ini, sebelum panen berlangsung, peternak perlu mempersiapkan fasilitas berupa kendaraan pengangkut. Kendaraan pengangkut dilengkapi dengan surat jalan digunakan untuk membawa ayam hidup sampai ke tempat pembeli.

Baca Juga:

Faktor penentu waktu panen Ternak

Peralatan yang digunakan dalam pemanenan unggas petelur yang biasa digunakan diantaranya adalah egg tray. Ada dua jenis egg tray yang ada dipasaran yaitu egg tray yang dibuat dari bahan plastic dan egg tray yang dbuat dari bahan kertas/kardus. Dilihat dari kualitas/kekuatannya maka egg tray dari plastic lebih tahan lama, lebih kuat dan dapat dibersihkan (dengan dicuci). Sedangkan egg tray dari bahan kardus hanya sekali pakai, tetapi harga lebih murah. Satu egg tray biasanya memiliki kapasitas 36 butir telur. Peralatan yang lain dengan menggunakan peti atau ember yang telah dialasi sekam padi.

Kemasan telur dari plastik
Kemasan telur dari plastik
Tempat telur dari peti kayu
Tempat telur dari peti kayu
Egg tray dari bahan plastik
Egg tray dari bahan plastik
Egg tray dari bahan kertas
Egg tray dari bahan kertas

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *